karenaMu
Oct 7, 2011 | Admin
![]() |
@Cilandak Town Square |
yang Kau berikan segalanya
Kau mengujiku dengan cinta dunia yang sungguh indah
yang memalingkanku daripada Mu,
ku sadari semua ini,
seharusnya tiada cinta melebihi kepada Mu
Oh Tuhan,,,
Aku tak berdaya,
Menahan gejolak yang ada
hadirnya dia menyentuh jiwa
anugerah yang tiada tara
Dalam sujud panjangku,,
ku serahkan urusan cinta dan rinduku
Dalam hening ku ingat dia,
Mengalun dzikir di sepanjang doa,
Butir-butir cinta dan harapan indah
Resah rindu meronta dalam kalbu
Hanya dalam keheningan malam,
Ku titipkan rindu dan salam ku lewat doa,
Terimakasih oh Tuhan tlah menghadirkan cinta,
Ampun Tuhan, jika aku mendahului Mu,
Singkirkan dia agar tidak melebihi cintaku padaMu,
Sesungguhnya Engkaulah yang menentukan,
Maka aku serahkan hanya kepadaMu,
hanya ingin karena Mu,
dan berakhir juga kepadaMu,
by : ririyalfalih
Tags: Puisi | 7 komentar
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
7 komentar:
hemmm...sip sip
@andungapry sip juga...hehe
di saat ku lelah ataupun ku jauh ,
adakah kau selalu berdo'a untuk ku ?
adakah kau selalu memikirkan tentang ku ?
di sini ,
aku berharap dan terus berharap ,
dalam hening langkah ku,
ku mau hanya ada kau .
(numpang share dan abaikan sajalah ini hanya obsesi semata . )
@anonymous : terimakasih... insya Allah akan selalu berdoa untuk orang2 yg saya sayangi dan menyayangi saya, sekalipun dia membenci saya :) wah anda siapa ya? haha...bagus deh puisinya...
boleh nih di post di blog saya ini,,,kalo berminat..hehe
Here I'm ..
Ketika fajar menyingsing dan malam yang tua berlalu,
aku memulai untuk membuka mata dan melihat betapa ku rindukan hari ini ,
hari dimana aku mulai untuk bertemu dengan mu kembali
hari dimana kita bisa bergandeng tangan untuk memulai dengan segelintir do'a dan harapan untuk maju satu langkah lebih ke depan
ya , hanya satu langkah .
@excel : wahh ini dirimu.. apa kabar cel? masih jadi pujangga aja neh,,keren keren,,
ya memang satu langkah...ngepost disini donk...
wkwk . mau sih sebenernya . tapi lagi g ada inspirasi, lagi buntu .
Kabar baek (telat) . haha
Post a Comment