You'll never walk ALONE
Feb 11, 2012 | Admin
"Janganlah engkau berduka cita sesungguhnya Allah beserta kita"
Sebuah untaian kata yang lirih namun mampu menyihir gemuruh hati yang sedang bagaikan langit mendung, kelabu dan menghitam sedikit demi sedikit menjadi tenang. Memang dalam hidup tak pernah lepas dari permasalahan yang datang silih berganti mengundang kebahagiaan, kekecewaan dan kesedihan. Menurut saya bahagia dan sedih itu satu paket dalam kehidupan, karena tidak ada satu orang pun perjalanan hidupnya yang sempurna selalu bahagia ataupun selalu bersedih. Mungkin beberapa perspektif dalam memandang setiap problem itu berbeda-beda, tapi tetap harus kembali kepada Allah sebagai sandaran dan memohon pertolongan, seperti kata iklan "apapun makanannya, minumnya teh botol sosro" dan "Allah itu Satu untuk Semua", maka janganlah merasa sendiri, kalau kata supporter Liverpool "you are never walk alone"
![]() |
look the light thats brings you to the piece |
Berikut ini adalah potongan QS Attaubah ayat 40
Artinya : Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) orang-orang kafir (musyrikin Mekkah) mengeluarkan (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya : "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita", maka Allah menurunkan ketenanganNya kepada Muhammad dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah lah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS 9 : 40)
Mau tau tafsir QS Attaubah : 40 baca aja klik disini
Ya begitulah hidup, seperti sebuah film, nikmati saja alurnya ceritanya, penulis skenario adalah Allah SWT, skrip adalah sebuah takdir yang telah tertulis di lauhul mahfudz, pribadi masing-masing manusia adalah pemeran utamanya, kemudian keluarga, sahabat dan lingkungan sekitar adalah crewnya, di sutradari oleh Alquran dan Hadist sebagai pedoman & pamandunya, malaikat pun juga berperan banyak mencatat setiap gerak gerik perbuatan manusia, lalu siapakah penontonnya??? tahukah anda ?? Penontonnya adalah kita sendiri sampai tiba waktunya film itu akan diperlihatkan kepada seluruh manusia tentang semua perbuatannya di dunia untuk dipertanggungjawabkan di akhirat, di kehidupan abadi.
Tags: Artikel Islam, Journal | 2 komentar
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
2 komentar:
hmmmmm
hemm kenapa hayoo ?? :D
Post a Comment